Tanam Serentak di Lahan CSR, Kab.Paser Siap Percepat Swasembada.
Long Kali,30/4/2026- Brigade Pangan Umo Taka,Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, menjadi saksi semangat kebersamaan petani dalam kegiatan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR), yang digelar Kamis 30 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi padi sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan baru hasil program cetak sawah rakyat di wilayah
Tanam serentak ini dihadiri Kapusdiktan Kementan Dr. Muhammad Amin, S.Pi.,M.Si., Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab.Paser, Dr.Erwan Wahyudi, S.P., M.Si, Tim BRMP Kaltim perwakilan dari TNI, Polri, Perangkat Desa, penyuluh pertanian, Poktan dan Brigade Pangan Umo Taka, Kec.Long Kali.Tanam serentak di lahan CSR ini bagian dari program tanam serentak 50.000 Ha yang dilakukan serentak di 25 Provinsi.
Agenda Tanam serentak ini juga dihadiri Menteri Pertanian, secara daring melalui zoom meeting. Arahan dari Bapak Mentan dalam hal ini di wakili oleh Sekjen Kementan Dr. Ir. Suwandi, M.Sc.menyapaikan beberapa point penting yang harus segera dilakukan diantaranya terus memantau kondisi iklim karena Agustus puncaknya musim kering,
memetakan wilayah terdampak kering di masing-masing provinsi,
Irpip dan Irpom segera diusulkan,
bentuk Brigade Kekeringan, siapkan benih toleran kekeringan seperti Inpago dan varietas genjah seperti Inpari Pajajaran dan Cakrabuana,
percepat target rehab 43.000 Ha selesai bulan Mei sehingga bulan Juni bisa tanam, daerah yg terdampak puso siapkan asuransi untuk klaim di 70.000 titik, kejar LTT setiap bulannya
dengan benih bermutu, pemupukan serta pertanian modern dengan alsintan untuk mempercepat target.
Setelah mendengarkan arahan Mentan, BP Umo Taka melanjutkan kegiatan di tanam benih padi Inpari 32 menggunakan drone.
Disela-sela kegiatan tanam, sesi diskusi menjadi hal penting untuk menampung aspirasi dari peserta. Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser dalam sambutannya menyampaikan bahwa program CSR (Cetak Sawah Rakyat) merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya di Kab Paser. “Melalui kegiatan tanam serentak ini, kita menunjukkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan lahan pertanian di Kab.Paser agar mampu meningkatkan produksi padi dan kesejahteraan petani. Saat ini bantuan-bantuan pemerintah sudah banyak untuk itu harus dioptimalkan penggunaannya, jangan ada yang tidak terserap,"ujarnya.
Sementara itu Kapusdiktan Dr. Muhammad Amin, dalam arahannya menyampaikan bahwa lahan yang sudah di cetak harus segera ditanami karena investasi sudah banyak dan jangan sampai ditumbuhi rumput lagi sehingga memerlukan biaya olah lagi. Pemerintah telah memberikan suport sehingga harus kita laksnakan dengan sebaik-baiknya. Setiap permasalahan pasti ada solusinya, harus kreatif untuk menyelesaikan. Beliau sangat antusias melihat lahan CSR di Kec.Long Kali sudah tertata hampir 100% dari target, ini potensi besar, ujarnya.
Melalui kegiatan ini para petani juga mendapatkan pendampingan teknis terkait budidaya padi yang baik, termasuk penggunaan varietas unggul seperti Inpari 32, pemupukan berimbang untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman, serta pelatihan alsintan modern.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan indeks pertanaman, tetapi juga memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan adanya cetak sawah rakyat dan dukungan berkelanjutan, Kecamatan Long Kali diharapkan mampu menjadi salah satu sentra produksi padi baru di Kabupaten Paser.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam tanam serentak ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan