Koordinasi BRMP Kaltim dan OIKN Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Wilayah IKN
Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur bersama Direktorat Ketahanan Pangan Otorita IKN menggelar pertemuan koordinasi dan diskusi strategis guna menyelaraskan program serta mengidentifikasi potensi pengembangan sektor pertanian di kawasan IKN. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Kaltim, Direktur Ketahanan Pangan OIKN, Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Kaltim, Kepala Kelompok Substansi Program dan Pengkajian BRMP Kaltim, serta tim teknis dari masing-masing instansi. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Kemenko 3, IKN.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya kondisi dan tantangan ketahanan pangan di wilayah IKN, keberadaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), serta potensi pengembangan cetak sawah sebagai langkah konkret mendukung kebutuhan pangan di kawasan ibu kota baru. Hal ini bertujuan untuk menghindari tumpang tindih program sekaligus memperkuat efektivitas intervensi di lapangan.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, disepakati beberapa langkah strategis, antara lain penguatan pendampingan wilayah IKN oleh BRMP Kaltim maupun penyuluh pertanian setempat. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani serta memastikan adopsi teknologi pertanian berjalan optimal. Selain itu, dukungan perbenihan menjadi salah satu prioritas, khususnya di wilayah Samboja yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra pengembangan pertanian penyangga IKN. Ketersediaan benih unggul dipandang krusial dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Melalui sinergi ini, diharapkan pembangunan sektor pertanian di wilayah IKN tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga menjadi model pengembangan pertanian modern yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan.