CPCL, Langkah Strategis Menjamin Keberhasilan Produksi Benih Kedelai di Kutai Kartanegara
Benih merupakan faktor yang sangat krusial dalam budidaya kedelai karena menjadi penentu utama produktivitas, mutu hasil, serta ketahanan tanaman. Oleh karena itu, dalam kegiatan produksi benih, seluruh aspek harus dipersiapkan dengan baik, baik dari sisi sumber daya alam (SDA) seperti kesesuaian lahan dan agroklimat, maupun sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi teknis dalam perbenihan.
Sebagai upaya menjamin keberhasilan tersebut, tim BRMP melaksanakan kegiatan identifikasi dan verifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lokasi dan petani yang terlibat memenuhi persyaratan teknis perbenihan kedelai, mulai dari kondisi lahan, riwayat budidaya, hingga kesiapan petani dalam mengikuti standar produksi benih.
Pada Rabu, 1 April 2026, kegiatan CPCL dilaksanakan di Kecamatan Tenggarong Seberang (Desa Separi) dan Kecamatan Loa Kulu (Desa Jembayan Tengah). Tim melakukan peninjauan lapangan serta diskusi dengan calon petani kooperator guna menilai kesiapan teknis dan komitmen dalam menjaga mutu benih. Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh lokasi dan petani yang tepat sehingga produksi benih kedelai unggul dapat berjalan optimal.